Oleh : Aswary Agansya
Ada yang bilang, “buat apa pergi ke Madura? Ada apa sih di pulau itu? Carok? Ah nggak asik, nggak keren!” Banyak yang beranggapan seperti itu. Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya carok itu bukanlah hal yang perlu ditakutkan. Karena kalangan yang beranggapan bahwa Madura itu identik dengan kekerasan yang berupa carok merupakan hal yang salah, tak seperti yang mereka pikirkan. Marilah kita berpikir positif saja, daripada memikirkan hal yang tak kita ketahui, lebih baik kita memikirkan hal-hal yang dapat memberikan inspirasi supaya tidak perlu segan jika ingin berkunjung ke Pulau itu.
Tahukah anda apa yang sebenarnya masih tersimpan rapi di pulau penghasil garam terbesar itu? Siapa bilang Madura tak memiliki pancaran alam yang dapat menarik hati sang pengunjung? Justru di pulau yang kecil inilah, yang tak banyak dikenal orang inilah menyimpan suatu keeksotikan alam yang masih perawan. Jika di gerbang Madura, di kota Bangkalan telah dibangun suatu jembatan yang megah bernama jembatan Suramadu, maka pasca pembangunan itu, pulau yang kecil ini mulai membenahi diri. Mencoba menangkap hal positif dan negatif dari pembangunan jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dan Pulau Madura itu. Memang Madura tak seterkenal pulau Bali, tapi tak sedikit pula orang Indonesia yang tak pernah mendengar yang namanya pulau garam ini. Maka dengan adanya Suramadu, di ketiga kota lainnya pun mulai memikirkan perkembangan pulau itu.
Kini, kalau anda datang ke Madura, anda akan menemukan keistimewaan yang lebih berbeda. Jika di Bangkalan ada suatu wisata alam yang mana ada sebuah batu menangis, meneteskan air mata yang tiada henti, Di kota Sampang anda akan menemukan wisata gua lebar yang masih belum dijamah oleh manusia-manusia modern, kalau saja di Bali ada sebuah hutan Pala Sangeh yang dihuni banyak kera, maka di Sampang juga ada tempat wisata yang semacam itu yang tak lain dan tak bukan bernama hutan Nepa. Begitu juga jika di kota Pamekasan anda akan menemukan suatu wisata api alam yang apabila tanahnya dicongkel maka akan langsung menyemburkan api. Betapa dahsyatnya misteri alam di desa Dhanka itu.
Nah, dikota yang pling ujung ini, kota Sumenep, anda akan disuguhkan suatu wisata peninggalan keraton Jokotole. Daerahnya pun masih asri dan indah sekali. Sebenarnya beberapa tempat itu hanyalah salah satu dari puluhan tempat wisata yang ada di Madura. Masih banyak lagi tempat yang lain, yang mampu memberikan kesegaran bagi kepenatan badan dan pikiran. Benar-benar suatu anggapan yang salah jika di pulau Madura ini dikatakan tak memiliki ketertarikan dimata wisatawan. Hanya saja yang perlu anda ketahui, Madura yang kecil dan terkenal dengan budaya kerapan sapinya ini belum banyak di-ekspose oleh media. Satu hal lagi yang anda akan dapatkan kalau datang ke Madura, Anda akan disuguhkan kehidupan masyarakatnyaa yang masih kental akan kebudayaannya, agama dan kebersaudaraan antar sesamanya yang masih belum tersentuh dengan budaya barat yang katanya menjunjung kebebasan. Dsni, di pulau kecil tapi eksotis ini tak kalah dengan pulau-pulau lain di Indonesia.
So, let’s go to Madura baiby…

Related Articles
No user responded in this post
Leave A Reply